Firasat untuk Rio
Nggak tahu ada firasat apa...kok hari ini aku pengen banget ke Kelapa Gading Mall.Kebetulan Dina tadi pagi SMS mengatakan bhw acara WWF belum tentu nasibnya...so aku SMS Titis aja.
Hehehe...saat ngebolak - balik buku di TGA Bookstore,aku ndenger suara itu sedang bernyanyi.Langsung aja aku melesat, merasa suara itu memanggilku.
"Kenapa,An?" tanya Titis.
Aku tergopoh."Ada Rio Febrian ya?!"
Titis menggeleng tanda nggak mengerti.Mungkin dia berpikir bahwa itu suara dari kaset yang sedang di putar oleh pihak Kelapa Gading Mall.
Aku lari melesat,,,meninggalkan buku-buku yang seakan 'manyun' tak aku hiraukan.
Yup....Rio Febrian berada di pentas mall itu!
Aku cuma bisa melihatnya dari kejauhan.Nggak ada niat untuk ngedekatin....tetapi aku masih merasakan sesuatu.Masih jelas dalam pandangan ini messages yang dikirim Rio Febrian khusus untukku semalam.Belum terhapus dalam inbox messages-ku.Memang tak banyak kata yang ditulisnya tetapi itu seakan firasat bahwa aku akan menemui tubuh tegap itu keesokan harinya tanpa aku rencanakan.
Hehehe...saat ngebolak - balik buku di TGA Bookstore,aku ndenger suara itu sedang bernyanyi.Langsung aja aku melesat, merasa suara itu memanggilku.
"Kenapa,An?" tanya Titis.
Aku tergopoh."Ada Rio Febrian ya?!"
Titis menggeleng tanda nggak mengerti.Mungkin dia berpikir bahwa itu suara dari kaset yang sedang di putar oleh pihak Kelapa Gading Mall.
Aku lari melesat,,,meninggalkan buku-buku yang seakan 'manyun' tak aku hiraukan.
Yup....Rio Febrian berada di pentas mall itu!
Aku cuma bisa melihatnya dari kejauhan.Nggak ada niat untuk ngedekatin....tetapi aku masih merasakan sesuatu.Masih jelas dalam pandangan ini messages yang dikirim Rio Febrian khusus untukku semalam.Belum terhapus dalam inbox messages-ku.Memang tak banyak kata yang ditulisnya tetapi itu seakan firasat bahwa aku akan menemui tubuh tegap itu keesokan harinya tanpa aku rencanakan.

