Pengamen dan Tas Plastik
Pengamen dan tas plastik??? Hubungannya apa?
Emang nggak ada hubungannya kali ini, tp hari ini, barusan ajah daku dapat pelajaran dari mereka.
Pertama :
Pengamen saat Maghrib kok genjrang-genjreng nyanyi lagu religi-nya band UNGU??
Apa dia nggak sadar kalau suara-nya dia sahut-sahutan sama adzan Maghrib??? Jelas ajah daku nggak kasih uang...laaah nyanyi-nya religi kok dia bukannya memenuhi panggilan-NYA? At least hargai waktu Maghrib yang cuma sejam-an gitulaaaahhh....
Kedua :
Barusan beli beberapa barang di Tip Top Rawamangun. Daku nggak minta tas plastik ke kasirnya. Memang beberapa bulan ini daku sering menolak tas plastik kalau belanja items yang nggak terlalu banyak en masih bisa daku masukin ke tas yang daku bawa. Sebenarnya ini kebiasaan waktu daku di Belanda, tp nggak berlanjut karena kebiasaan masyarakat Indonesia.Tp sekarang daku mulai lagi menolak tas plastik. Buat jaga lingkungan-lah sekaligus wujud daku menyayangi bumi yang diciptakan oleh-NYA.
Tadi daku meringis sereeeeeeemmmmmm, karena lihat orang-orang belanja dengan tas plastik dobel-dobel yang banyaknya hampir ngalahin belanjaanku. Duuuuuhhhh...kasihan bumiku..kasihan orang-orang yang nggak sayang sama bumi tapi giliran ada musibah meratap-ratap sambil nanya dosa mereka sendiri...HENTIKAN PEMAKAIAN TAS PLASTIK SEKALI PAKAI!!!!
Emang nggak ada hubungannya kali ini, tp hari ini, barusan ajah daku dapat pelajaran dari mereka.
Pertama :
Pengamen saat Maghrib kok genjrang-genjreng nyanyi lagu religi-nya band UNGU??
Apa dia nggak sadar kalau suara-nya dia sahut-sahutan sama adzan Maghrib??? Jelas ajah daku nggak kasih uang...laaah nyanyi-nya religi kok dia bukannya memenuhi panggilan-NYA? At least hargai waktu Maghrib yang cuma sejam-an gitulaaaahhh....
Kedua :
Barusan beli beberapa barang di Tip Top Rawamangun. Daku nggak minta tas plastik ke kasirnya. Memang beberapa bulan ini daku sering menolak tas plastik kalau belanja items yang nggak terlalu banyak en masih bisa daku masukin ke tas yang daku bawa. Sebenarnya ini kebiasaan waktu daku di Belanda, tp nggak berlanjut karena kebiasaan masyarakat Indonesia.Tp sekarang daku mulai lagi menolak tas plastik. Buat jaga lingkungan-lah sekaligus wujud daku menyayangi bumi yang diciptakan oleh-NYA.
Tadi daku meringis sereeeeeeemmmmmm, karena lihat orang-orang belanja dengan tas plastik dobel-dobel yang banyaknya hampir ngalahin belanjaanku. Duuuuuhhhh...kasihan bumiku..kasihan orang-orang yang nggak sayang sama bumi tapi giliran ada musibah meratap-ratap sambil nanya dosa mereka sendiri...HENTIKAN PEMAKAIAN TAS PLASTIK SEKALI PAKAI!!!!

